Entri yang Diunggulkan

Peristiwa 24 Detik Inikah Bukti Jessica Masukkan Sianida ke Kopi Mirna?

Pakar Digital Forensik Mabes Polri AKBP Muhammad Nuh Al Azhar mengatakan, ada 24 detik krusial di mana terdakwa Jessica Kumala Wongso memai...

Saturday, 13 August 2016

Dituding Menghina Surabaya, Ahok Dituntut Minta Maaf

Merespon omongan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok terkesan melecehkan Kota Surabaya, ratusan warga Jakarta asal Surabaya yang tergabung dalam Paguyuban Arek Suroboyo (PAS) dan kelompok Perjuangan Anak Bangsa (PAB) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Balai Kota Surabaya.
Mereka mengecam pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dianggap menghina Surabaya. Dalam aksi tersebut, para warga membawa spanduk yang berisi tulisan memojokkan Ahok.
Koordinator aksi, Kusnan Hadi, menyampaikan orasi yang isinya meminta Ahok memohon maaf kepada Risma melalui media elektronik. Jika Ahok tidak meminta maaf kepada Risma, maka PAS dan PAB akan menggalang massa untuk melabrak Ahok ke Jakarta. “Ini aspirasi warga Surabaya yang merasa dilecehkan Ahok,” ucapnya, seperti dikutipHalloapakabar.com.
Ia juga membandingkan prestasi Risma dengan Ahok. Risma dianggap sebagai sejarah bagi Kota Surabaya. Risma merupakan perempuan pertama yang menjabat sebagai wali kota dan sekaligus menjabat selama dua periode. Sementara, Ahok dinilai tidak memiliki prestasi yang menonjol, bahkan prestasinya disebut terkait kasus reklamasi.
Kusnan Hadi mengatakan, jika Surabaya disamakan dengan Jakarta Selatan artinya seperlimanya DKI Jakarta. Padahal, sesuai data, luas Surabaya setengahnya Jakarta. Menurut dia, pernyataan Ahok yang menyebut Surabaya seperti Jakarta Selatan telah melecehkan Surabaya.
Di tempat terpisah, seniman asal Surabaya, Ali Akbar mengatakan bahwa adalah hal wajar, jika masyarakat Jatim, khusus nya arek Surabaya merasa tersinggung atas ucapan ahok tersebut, “Ucapan Ahok jelas menyinggung perasaan arek, jgn ban gunkan macan tidur, kemarahan arek Suroboyo bisa merugikan ahok, sebaiknya Ahok minta maaf kepada masyarakat Suroboyo,” tandasnya.
Mereka juga menyikapi beberapa pernyataan Ahok yang dinilainya telah mekecehkan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. “Kami anak muda Surabaya terhenyak dengan suara ibu yang setengah marah karena terus menerus dipanasi dengan ragam perbandingan. Ibuku salahnya apa?” kata Juru Bicara Gerakan Arek Surabaya, M Sholahudin.
Menurut dia, sosok Risma adalah seorang pemimpin dengan segudang prestasi dan telah berhasil membangun Surabaya dan diakui dunia.
Untuk itu, mereka datang menyuarakan suara arek-arek Surabaya dengan mengelar aksi. “Ibu Risma tidak pernah kasar sama rakyat. Tetapi kalau ada yang menyakiti ibu, rakyat pasti marah,” ucapnya.
Sementara itu, di Balai Kota Surabaya, puluhan orang yang mengatasnamakan Paguyuban Arek Suroboyo juga berunjuk rasa. Mereka membawa poster yang bertuliskan “Warga Surabaya-Jakarta jangan di adudomba, Bu Risma kami di belakangmu”
Mereka menyatakan, seharusnya persoalan Pilkada DKI Jakarta 2017 jangan menyeret-nyeret Surabaya. “Kami akan membela Bu Risma yang selama ini memberikan yang terbaik bagi Surabaya,” tegasnya. 

No comments:

Post a Comment